yah.. begitulah yang namanya murid...
sebagai murid kelas 1 SMA yang di songgokkan 17 mata pelajaran dan kita di paksa untuk menguasai semuanya?
konyol kalau saya bilang...
menciptakan sumberdaya manusia yang bagus dengan cara demikian menurut saya tidak efektif...
murid akan susah untuk memfokuskan diri pada suatu mata pelajaran..
bukankah akan lebih baik jika kita memfokuskan diri pada suatu hal yang memang sudah memjadi kelebihan atau pilihan kita..
dengan demikian profesionalitas dan kefokusan kerja akan datang dari diri sendiri..
sehingga kita tak harus mempelajari 17 mata pelajaran yang ada..
dan juga satu lagi..
di Indonesia kebanyakan sekolah lebih mementingkan hasil kerja daripada proses kerja
itu salah.. kenapa?
jika demikian, murid (walau tidak semua) akan mencari jalan demi mendapatkan hasil yang baik tanpa mempertimbangkan cara atau proses yang ia kerjakan ..
misalkan seorang murid yang ingin mendapatkan hasil yang baik, maka ia akan mencontek dengan cara apapun.. so hasil nya pun ia dapat dengan proses yang salah..
seharusnya guru pun juga harus mempertimbangkan proses yang ada
memang susah melakukan engawasan pada murid jaman sekarang, yang satu kelas hampir mencapai tiga lusin.. namun demi mendapatkan sumber daya manusia yang profesional dan cemerlang, kita harus mengatasi semua itu...
misalkan dalam satu kelas terdapat 3 guru, yang satu menjelaskan materi di depan, dan dua lainnya mengajari murid murid yang masil butuh penjelasan..
yah, itu sih cuma pendapat saya :D mungkin masih banyak celah dari pendapat saya tersebut, namun semoga saja berguna :D terima kasih


Tidak ada komentar:
Posting Komentar