Kamis, 03 Mei 2012

Hak Remaja tidak ada?

well, pertanyaan pertama: bedanya keras kepala sama pendirian teguh apa ?

jujur saya adalah orang yang berpendirian teguh, tapi kadang di sebut dengan keras kepala.. kalo saya pikir pikir lagi, dua sifat tersebut nggak ada bedanya...

saya makin dongkol dengan pengengkangan terhadap anak anak oleh berbagai macam elemen maupun lembaga..
kenapa kita harus patuh terhadap orang lain yang jelas jelas menurut kita dia itu salah? apa karena ia lebih tua?
apakah faktor umur selalu menekankan pada setiap orang bahwa yang lebih muda selalu berada di bawah yang lebih tua?
well, yang saya maksud bukan orang tua (parents), but i said about other people.. that was suck man!

kalo gitu kenapa yang ada cuma HAM?
kenapa gak ada Hak Asasi Remaja?

saya sering dongkol sebagai seorang remaja yang di tuntut harus patut dan tunduk terhadap orang yang lebih tua..
di mana hak kita untuk mempertahankan pendapat kita?
kita kan juga manusia

mungkin sebagian orang menganggap saya kurang menghargai orang yang lebih tua..
mungkin memang begitu, tapi saya mempertahankan pendapat dan hak saya sebagai manusia..

saya ingin mengangkat derajat para remaja yang selalu di anggap belum cukup untuk mengambil alih kedudukan..
umur tidak menentukan kedewasaan orang bro, tapi otak dan hatilah yang bekerja

Rabu, 02 Mei 2012

tidak efektif


yah.. begitulah yang namanya murid...
sebagai murid kelas 1 SMA yang di songgokkan 17 mata pelajaran dan kita di paksa untuk menguasai semuanya?
konyol kalau saya bilang...




menciptakan sumberdaya manusia yang bagus dengan cara demikian menurut saya tidak efektif...
murid akan susah untuk memfokuskan diri pada suatu mata pelajaran..

bukankah akan lebih baik jika kita memfokuskan diri pada suatu hal yang memang sudah memjadi kelebihan atau pilihan kita..
dengan demikian profesionalitas dan kefokusan kerja akan datang dari diri sendiri..
sehingga kita tak harus mempelajari 17 mata pelajaran yang ada..



dan juga satu lagi..
di Indonesia kebanyakan sekolah lebih mementingkan hasil kerja daripada proses kerja

itu salah.. kenapa?
jika demikian, murid (walau tidak semua) akan mencari jalan demi mendapatkan hasil yang baik tanpa mempertimbangkan cara atau proses yang ia kerjakan ..

misalkan seorang murid yang ingin mendapatkan hasil yang baik, maka ia akan mencontek dengan cara apapun.. so hasil nya pun ia dapat dengan proses yang salah..
seharusnya guru pun juga harus mempertimbangkan proses yang ada

memang susah melakukan engawasan pada murid jaman sekarang, yang satu kelas hampir mencapai tiga lusin.. namun demi mendapatkan sumber daya manusia yang profesional dan cemerlang, kita harus mengatasi semua itu...
misalkan dalam satu kelas terdapat 3 guru, yang satu menjelaskan materi di depan, dan dua lainnya mengajari murid murid yang masil butuh penjelasan..

yah, itu sih cuma pendapat saya :D mungkin masih banyak celah dari pendapat saya tersebut, namun semoga saja berguna :D terima kasih

say no to mengeluh :D

mengeluh? manfaat apa coba?
yang ada kita malah cuma nambah dosa dan hati semakin gak tenang... :D
well, walaupun sebagai manusia kadang kita tak bisa melepas dari hal yang satu ini..tapi demi sebuah kebaikan why not?


dengan tidak mengeluh kita bakal menjadi lebih tenang sob..
hati juga bakal lebih bersih..
kalo saya sih..biasanya saya antisipasi dengan berkata dalam hati "udah, tenang tenang..bentar lagi juga udah gak sebel"


hehe rada aneh emang.. tapi pasti kita punya cara sendiri sendiri yang emang ngesrek di hati kita masing masing...

lagi pula menurut agama (agama saya) mengeluh tuh berdosa.. kita gak mau kan melakukan sesuatau yang tidak ada manfaatnya buat kita, nambah dosa pula :D

ok.. well, just it ...
hope you will get the positive things, so this one can be useful for you.. i guess

Selasa, 01 Mei 2012

mi first hiking dan nyasar pula

cerita ini udah berlangsung lama sebenernya.. skitar 3 tahun lalu ketika saya masih di grade 8..
rencananya kita mau cari tempat buat tugas pembuatan film..
saya dan kedelapan temen saya pun memutuskan untuk ke sebuah bumi perkemahan yang ada di atas gunung.. kala itu kita naik sepeda.. hehe sebenerya udah dari dulu saya suka ama kegiatan yang berhubungan sama alam gitu deh..

saya dan temen temen saya waktu itu masih kecil kecil dan culun banget lah.. :D
setelah puas dapet tempat yan cocok.. kita akhirnya pergi ke rumah temen saya. Ocha namanya.... kita sempet ngemil ngemil gitu lah

trus ada salah satu temen saya yang ngusulin buat survei ke daerah Sidomulyo.. sebenernya gak ada yang tau di mana itu.. kita mah tanpa pikir panjang oke oke aja..

kita telfon sodara temen saya dan dia cuma berpesan gini..

"pergi ke desa X kalo ada persimpangan, ikuti jalan yang ada kuburannya"

akhirnya kita pun pegi menelusuri desa X ang ternyata jauh mamen!
lewat sungai besar, jurang, sawah (beneran).. dan akhirnya kita sampai ke persimpangan yang di maksud.

and you know what?

kuburannya ada empat bro!
nah lho.. kta mulai bingung saat itu.. akhirnya kita menuruti kata pepatah : "ambillah jalan yang lurus"

hahaha makanya kita pake jalan yang lurus. kala itu rumah rumah penduduk masih jarang jarang banget sob. sambil menuntun sepeda gunung kita masing masing dan berjalan berkilo kilo dengan jalan yang nanjaaaaaaaak terus. kita putuskan untuk menitipkan sepeda kita ke rumah salah seorang penduduk..

kita sempet narsisan di pinggir jurang :D
saya yang pake baju kuning di pojok kanan.. gak nahan banget culunnya XD


next, kita lanjutkan dengan jalan kaki..
hari semakin siang dan matahari mulai menurun. ketika itu jalan yang kita lewati bukan berupa aspal lagi, namun hanya jalanan lumpur yang lebarnya gak kurang dari setengah meter. daerah yang kita lewati cuma berupa pepohonan heterogen dan tidak ada rumah maupun seonggok manusia yang kami lihat..

kami kala itu mulai merasa ada yang aneh. ketika kita sampai di bibir jurang. kami menyadari waktu itu sudah menunjukan waktu Ashar.. salah seorang teman say ada yang sudah merasa tak enak. dia khawatir dan meminta kita untuk turun gunung saya..
kami sempat berdiskusi untuk terus naik arau turun.

berhubung waktu solat sudah di mulai.. kitapun memutuskan untuk turun gunung saja..

ini saya dan teman teman saya.. hehe masih culun banget y :D



ketika turun, teman saya sempat jatuh dan menimpa temen saya yang lain. melihat hal itu kita semua ketawa gak berhenti henti :D sumpah lucu banget itu (jahat) hehe

kita kemudian berhenti di sebuah sungai kecil yang di atasnya terdapat subuah pohib terompet. indah sekali.. kita membasuk kaki kita dan duduk sejenak. ketika itu kami sudah memasuki pemukiman pendudk.. setelah merasa cukup kita pun pulang dengan rasa puas di dada #eaaa hahaha

beberapa hari setelah itu kami baru nyadar kalo ternyata sebelumnya kita itu NYASAR! hahaha harusnya kita belok ke kanan ketika menemui kuburan...

dari sana pun  saya belajar satu hal ;

"janagn lah ambil jalan yang lurus, namun jalan kekanan. sesui sunah rosul untuk mendahulukan yang kanan." hehe